Sunday, July 8, 2018

PANDANGAN MISBACH TENTANG ISLAM DAN KOMUNIS


Misbach menjelaskan tentang empat hal yang mendasari persatuan Islam dan Komunis: pertama,  perlunya menghadirkan ide-ide atau gagasan dalam keagamaan yang revolusioner dan memiliki kekuatan untuk melakukan pergerakan. Kekuatan itu adalah perjuangan Islam dan komunisme dalam memerangi kapitalisme.
ㅤㅤ
Kedua, perlunya membumikan komunisme  dalam konteks keindonesiaan. Komunis Indonesia harus bergerak, didorong dengan berubahnya ISDV menjadi PKI yang menandai perubahan identitas komunisme. Ketiga, Islam dan komunisme dianggap sebagai alat perjuangan yang mengancam penguasa, khususnya pemerintahan kapitalis. Ke empat, Islam dan komunisme memiliki musuh yang sama, yaitu Kapitalis, Kolonial. Dalam hal ini komunisme Islam diperlukan sebagai jawaban atas adanya persekongkolan kaum kapitalis, penguasa kolonial.
ㅤㅤ
Meskipun masih tercerai-berai dibanding gagasan Islam dan sosialisme ala Tjokroaminoto, usaha Semaoen dan Misbach dalam melakukan konvergensi Islam dan komunisme sedikit banyak telah memberi kontribusi bagi penggalangan kekuatan rakyat menjelang revolusi yang direncanakan akan terjadi pada 1925. Hal ini didukung dengan bergabungnya organisasi guru-guru Moe'alimin. Keterlibatan Moe'alimin dalam gerakan revolusi PKI pada Januari-Agustus 1926 menunjukkan bahwa hubungan Islam dan komunisme tidak dipersoalkan. Menurut Misbach, propaganda melalui ideologi komunis ini dianggap lebih cocok karena komunis menekankan perjuangan tanpa kelas. Komunis  identik dengan melenyapkan perbedaan status kelas sosial. Seperti yang dikatakan Marx, kemiskinan terjadi karena penghisapan oleh kapitalisme. Ketika penghisapan itu telah mencapai titik puncak, maka akan muncul perlawanan dari kaum tertindas untuk bisa lepas dari penindasan tersebut.
ㅤㅤ
H.M. Misbach - Haji Misbach Sang Propagandis - Kendi -h.xxv

No comments: